struktur
visimisi

KOPPINDO adalah wadah yang menaungi, membina dan melindungi anggotanya yang terdiri dari para petani dan peternak. Diawali dari peternak cacing sebagai pondasi dan terus berkembang hingga dapat menaungi para petani dan peternak pada umumnya.

 

Tujuan jangka pendek, KOPPINDO diharapkan dapat menjadi organisasi yang dapat menstabilkan harga komoditi di tingkat peternak.

Tujuan jangka panjang, KOPPINDO diharapkan dapat memberi jaminan kesejahteraan bagi anggotanya secara umum, secara khusus KOPPINDO memberikan jaminan kesehatan dan pendidikan bagi anggota dan keluarganya.

 

Visi dan Missi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

VISI : Tolak ukurnya adalah menjamin kesehatan dan pendidikan anggota sehingga pendapatan anggota diperuntukkan pada perbaikan gizi dan tempat tinggal. 

 

MISI : Peternak cacing menjadi pondasi yang kemudian akan diproduksi pakan ternak untuk mendukung peternak lain serta menghasilkan pupuk organik kascing yang akan mendukung pertanian.

 

Dalam struktural, KOPPINDO mengadopsi struktur Koperasi Indonesia namun dengan bahasa yang berbeda. Ketua Umum selaku pimpinan yang mengendalikan jalannya organisasi dibantu oleh 4 orang Ketua Bidang. Ditingkat kabupaten/kota dipimpin oleh Ketua INKOPPINDO serta di tingkat desa dipimpin oleh Ketua KOPPINDO UNIT DESA. 

 

Dalam mengambil keputusan, KOPPINDO berlandaskan sila ke 4 Pancasila dimana Anggota menunjuk wakilnya yang akan duduk di Dewan Perwakilan Anggota (DPA) KOPPINDO dan DPA INKOPINDO. 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

System Ekonomi Pancasila adalah pondasi ekonomi yang berlandaskan pada persatuan dalam membangun kekuatan ekonomi yang berkeadilan sosial. Kekuatan system ekonomi pancasila ada pada " Kebersamaan (gotong royong) dalam mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan bersama ". System inilah yang dianut oleh KOPPINDO dalam operasionalnya.

 

Bagaimana Kopindo merealisasikannya ?

 

1. KOPPINDO tidak berbisnis, yang berbisnis adalah anggota dan unit2 usahanya
2. Kepemilikan unit2 usaha didasarkan pada keadilan dimana :
    a. Hak2 setiap anggota berdasarkan besarnya pengorbanan. itulah sebabnya pembagian

        keuntungan setiap unit usaha dibagi menjadi 3 bagian yaitu 10% kepada seluruh anggota,

       15% untuk menambah modal unit usaha dan 75% kepada anggota yang menyertakan

        modalnya
   b. Tidak ada monopoli dalam unit2 usaha sebab setiap anggota dibatasi penyertaan

       modalnya maksimal 50 lembar per anggota.
3. Kopindo tidak hanya bergerak pada 1 sektor tetapi membangun sebuah pondasi di 1 sektor

    untuk mendukung sektor2 lainnya. Kopindo memperkuat pondasi pada peternak2 cacing

    dimana peternak2 cacing akan mendukung peternak2 dan petani2 lainnya.
4, Kopindo melebarkan akar dan kemudian masing2 akar yang akan menancapkan banyak

    cabang2 akar ke bawah hingga berdiri kokoh dan kuat. Konteksnya adalah Kopindo akan

    mendirikan Induk2 kopindo (INKOPPINDO) di setiap kabupaten/kota di seluruh Indonesia

    kemudian INKOPPINDO akan membentuk unit2 kopindo di setiap Desa/kelurahan
5. KOPPINDO memangkas jalur distribusi dengan hanya membuat 1 jalur distribusi dari Unit2

    usaha ke anggota agar harga tidak membengkak.
6. KOPPINDO akan membentuk unit2 pendukung yang akan dibiayai oleh KOPPINDO.
7. Perlahan tapi pasti mengikuti pergerakan pertumbuhan anggota, KOPPINDO akan terus

    membangun pabrik2 skala kecil dan menengah di setiap kabupaten / kota untuk

    meningkatkan pendapatan anggota khususnya dan seluruh rakyat Indonesia.

Tentang Kami